Pencabutan gigi adalah tindakan untuk mencabut gigi dari gusi. Tindakan cabut gigi biasanya dilakukan pada gigi yang bermasalah dan tidak bisa diperbaiki lagi. Tindakan cabut gigi dilakukan oleh dokter gigi, dengan terlebih dahulu dilakukan pembiusan pada pasien, biasanya bius lokal. Jika gigi tidak terhalang gusi, pencabutan bisa dilakukan tanpa melalui pembedahan. Sedangkan bila mahkota gigi tidak terlihat akibat patah atau tumbuh miring menekan gigi di sebelahnya (impaksi), dibutuhkan tindakan operasi cabut gigi (odontektomi).

Gigi yang dilakukan pencabutan yaitu gigi yang tinggal sisa akar, gigi yg telah terinfeksi atau bernanah, gigi yang telah goyang baik karena karang gigi maupun karena abses, posisi gigi yg menumpuk, yang dapat  melukai pipi. Dan pencabutan gigi untuk keperluan perawatan orthodonsi (kawat gigi).

Dokter akan menanyakan mengenai riwayat kesehatan dan obat-obatan yang sedang dikonsumsi. Jika sedang mengonsumsi obat pengencer darah, seperti aspirin, dokter akan meminta pasien untuk menghentikannya sementara, agar tidak terjadi perdarahan pasca cabut gigi. Dokter juga akan meminta pasien menjalani pemeriksaan rontgen gigi. Perlu diingat, sebaiknya tidak merokok sebelum tindakan cabut gigi.

Dokter akan memastikan kondisi pasien siap untuk menjalani cabut gigi. Pasien akan diberikan antibiotik sesaat sebelum cabut gigi jika pasien menderita infeksi, memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, atau jika prosedur cabut gigi diprediksi akan berlangsung lama.

Leave a Comment